Langsung ke konten utama

Aplikasi Games Belajar Al-Qur'an Juarai Lomba Karya Ilmiah Nasional

Lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional yang berlangsung 18-20 September 2015 di Universitas Negeri Malang melahirkan karya yang pantas diapresiasi, dua mahasiswa Unesa Ibrahim Hasan dan Rizki Fitri Rahima Uula berhasil menjadi juara dengan karyanya berupa games untuk mempermudah belajar Al-Qur'an

Aplikasi ini dilandasi dari banyaknya pengguna smartphone saat ini, dan sebagai bentuk aplikatif dari surat Al-Ashr dan Al Fathir ayat 29-30 yang membahas tentang manajemen waktu dan kewajiban umat muslim untuk membaca Al-Quran

Melalui beberapa tahapan hasil karya ilmiah yang terlahir atas bantuan Ditya Rahmawati selaku kakak tingkat dan dosen pembimbing Setyo Atmoko ini, sukses menjadi finalis mengalahkan 300 karya ilmiah lain dari 14 provinsi

Harapannya aplikasi hasil karya yang berisi games, murotal (bacaan al-Qur'an) dan Al Qur'an terjemah tersebut nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat luas untuk mempermudah belajar Al-Qu'an dalam aktifitas sehari-hari
[post_ads]
Terima kasih sudah membaca dan menyebarkan "Aplikasi Games Belajar Al-Qur'an Juarai Lomba Karya Ilmiah Nasional"
Sumber : Jawa Pos Selasa 29 September 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...