Langsung ke konten utama

Bu Ruhin Kisah Penjual Martabak, Meski Lumpuh Tidak Mau Berpangku Tangan

Buk Ruhin begitu warga sekitar memanggilnya, wanita kelahiran 1936 yang saat ini berusia hampir 79 tahun, masih harus berjuang mengais rizky diantara sulitnya persaingan akibat memburuknya perekonomian Indonesia. 

Janda dengan satu anak ini, setiap harinya selalu menjajakan martabak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sudah beberapa puluh tahun silam suaminya meninggal dunia, buk Ruhin masih tetap menjalankan aktivitasnya menjual martabak yang telah ditekuninya sejak lama. 

Wanita tua yang sejak kecil menderita penyakit lumpuh lantas tak mau berpangku tangan. Buk Ruhin menjual martabak di sekitar jalan Raden santri atau beberapa meter sebelah selatan gerbang SMA NU 1 Gresik. Dari masyarakat sekitar dan para siswa buk Ruhin menggantungkan niat untuk mendapat setetes rizky agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Janda yang tinggal di jalan Raden Santri III B Kelurahan Bedilan ini setiap harinya tinggal bersama seorang anak yang putus sekolah akibat tak sanggup membiayai biaya pendidikan. 

Melihat kondisi ini, apabila anda berada disekitar SMA NU 1 Gresik di jam sekolah, sempatkan membeli penjual martabak disekitar sekolah yang sudah dalam usia senjanya. Belilah dengan niat sedekah... 

Selain martabaknya yang enak bisa anda nikmati, anda juga dapat pahala apabila diniatkan untuk sedekah. Terlebih anda memberikan sedekah terhadap orang yang membutuhkan belas kasihan namun dengan perjuangannya menghindarkan diri dari sifat malas dan meminta-minta. Apabila anda memiliki rizky lebih maka bersedekahlah, karena mungkin diantara rizky anda terdapat rizky saudara kita yang belum anda salurkan...

Komunitas Jarno Community Membantu Kursi Roda


Beberapa bulan yang lalu sebuah komunitas sosial media Jarno Community juga berbagi dengan ibu Ruhin ini dengan sebuah kursi roda yang bisa digunakan untuk aktifitas sehari harinya, bagi pembaca yang melihat dan tergugah untuk berbagi dan membantu sesama silahkan mention kami di akun @inigresik dengan hastag #GresikBerbagi

Semoga semakin banyak yang peduli semakin banyak berbagi bisa meringkankan beban sesama saudara kita   
[post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...