Langsung ke konten utama

Habib Abu Bakar Assegaf Pelopor Majelis Taklim Pertama di Gresik

Pada tahun 1902 M, merupakan awal perjalanan dakwah Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf yang senantiasa dekat dengan tempat ibadah tepatnya di Masjid Jamik Gresik. Salah seorang Guru beliau yaitu Al Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi yang senantiasa mendoakan kebaikan terhadap muridnya tersebut kepada Allah SWT 

Para suatu ketika, dikisahkan Habib Abu Bakar selesai berziarah ke makam ayahya di TPU Sumur Songo dan Habib Alwi bin Muhammad Hasyim Assegaf di Masjid Jamik Gresik. setelah perjalanan tersebut selanjutnya Habib Abu Bakar membuka sebuah majlis taklim di rumahnya. Majlis taklim ini merupakan yang pertama di kota Gresik. 

Kala itu, Habib Abu Bakar berusia 51 tahun. Majlis taklim yang dihadiri beberapa santri dari berbagai golongan dan lapisan masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri. Di akhir hayatnya, tepat hari Ahad tanggal 17 Dzulhijjah 1376 H atau 15 Juli 1975 M beliau wafat dalam usia 91 tahun dalam keadaan berpuasa. Usai jenazah disholatkan di Masjid Jamik Gresik, jenazah Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf dimakamkan disamping Habib Alwi bin Muhammad Hasyim Assegaf di kompleks pemakaman Masjid Jamik Gresik (depan Alun-alun Gresik). 

Diantara guru-guru Habib Abu Bakar bin Muhammad Umar Assegaf : 
  • Al habib Al Qutub Ali bin Muhammad Al Habsyi (Yaman) 
  • Al Habib Muhammad bin Ali Assegaf (Yaman) 
  • Al Habib Idrus bin Umar Al Habsyi (Yaman) 
  • Al Habib Ahmad bin Hasan Alatas (Yaman) 
  • Al Habib Al Imam Abdurrahman bin Muhammad Al Masyhur (Mufti Hadramaut kala itu) 
  • Al Habib Syeikh bin Idrus Alaydrus (Yaman) 
  • Al Habib bin Muhsin Alatas (Bogor) 
  • Al Habib Abdullah bin Ali Al hadad (Jombang) 
  • Al Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Alatas (Pekalongan) 
  • Al Habib Al Qutub Abu Bakar bin Umar bin Yahya (Surabaya) 
  • Al Habib Muhammad bin Idrus Al Habsyi (Surabaya) 
  • Al Habib Muhammad bin Ahmad Al Muhdhor (Surabaya) 


 (wahyufirsyah on Instagram)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...