Langsung ke konten utama

Gresik Raih Investment Award 2015 terbaik Tingkat Jawa Timur

Kabupaten Gresik berhasil meraih Investment Award 2015 terbaik Tingkat Propinsi Jawa Timur di bidang Kelembagaan. Penghargaan tersebut di terima Pj. Bupati Gresik, Akmal Boedianto dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di Gedung Negara Grahadi, Senin (26/10/2015)
Investasi di Gresik

“Penghargaan ini merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan investasi di Gresik. Kali ini penghargaan yang didapat adalah bidang kelembagaan, berarti penataan kelembagaan yang mengurusi investasi di Gresik ini sudah baik” kata Akmal Boedianto yang didampingi Kepala Bidang Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Gresik dan Kabag Humas, Suyono. 

Masih menurut Akmal sesuai laporan yang saya terima, kelembagaan bidang investasi di Gresik ini adalah lembaga yang paling siap dalam bidang investasi. “Terhitung sejak 2 Januari 2011, lembaga ini sudah melaksanakan pelayanan online dan terkoordinir dengan BKPM serta lembaga-lembaga terkait lainnya.” Jelas Akmal. 

Selain banyak meraih penghargaan di bidang investasi pada periode sebelumnya. Performa Investasi berdasarkan IPPM di Gresik dari tahun ketahun sangat bagus. Tahun 2011 yaitu Rp. 2,7 triliun, 2012 melesat naik menjadi Rp 18,9 triliun, 2013 Rp. 16,5 triliun dan 2014 Rp. 17,2 triliun. “Kami optimis ke depan lebih bisa menarik investasi karena banyak proyek strategis yang bisa menjadi bagian infrastruktur usaha di Gresik” tandas Akmal. (sdm)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...