Langsung ke konten utama

Gunung Lawu Terbakar 7 Pendaki Tewas

Kabar duka datang dari petak 73 KPH Gunung Lawu Magetan setidaknya sampai hari ini ada 7 korban pendaki yang tewas akibat kebakaran hutan. Dari tujuh orang korban tewas tersebut baru empat orang yang diketahui identitasnya. "Sampai dini hari tadi kita sudah menemukan tujuh orang jenasah pendaki yang kondisinya memprihatinkan karena terbakar," ujar Kapolres Magetan, AKBP Johanson Ronald Simamora, Senin (19/10/2015) seperti dikutip dari beritajatim.com

Mereka adalah Rita Septi Hurika, 21 tahun, asal Ngawi; Joko Prayitno (31) asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat; Nanang Setia Utama (16) dari Ngawi; dan Marwan, warga Ngawi. Selain menewaskan tujuh orang, kebakaran yangt terjadi di petak 73 KPH Lawu Ds itu juga mengakibatkan dua pendaki mengalami luka bakar serius.

Dua korban itu adalah Eko Nurhadi, 35 tahun, dan Novi Dwi Isti Wanti, 15 tahun. Keduanya berasal dari Ngawi. AKBP Johanson menilai masih ada potensi bertambahnya korban. Karena evakuasi terpaksa dihentikan Ahad tengah malam karena kondisi gelap yang mengakibatkan pendeknya jarak pandang.


Kronologi Kebakaran Gunung Lawu

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan laporan yang masuk ke BNPB. Yakni: 

1. Pkl 08.00 WIB terlihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Cemoro Sewu.

2. Pkl 09.30 WIB Tim gabungan dari Perhutani, Anggota Koramil 0804/02 Plaosan dan masyarakat menuju TKP utk melaksanakan pemadaman.

3. Pkl 13.40 WIB Tim gabungan yg sedang menuju TKP mendapatkan informasi dari pendaki a.n Sdr Mansur Salim, 46 Th, alamat Ds Rowosari Kec Tembalang Kab Semarang Jateng bahwa telah menolong 1 org pendaki tepatnya antara Pos 4 dan Pos 3 a.n Dita Kurniawan 18 Th, pelajar SMK Yosonegoro Magetan, alamat Ds Candirejo Kec/Kab Magetan dan mendapat informasi juga dari pendaki yang telah ditolong bahwa ada 8 org korban yang masih terjebak di atas. 

4. Pkl 14.00 WIB, Dita Kurniawan, dibawa turun ke Pos 1 dan menceritakan bahwa pada Sabtu (17-10-2015) telah mendaki melalui jalur Cemoro Kandang bersama 13 org, namun 11 org temannya belum diketahui keberadaanya karena terpisah dalam perjalanan.

5. Pkl 14.20 WIB Tim gabungan menemukan 1 korban a.n Sdr Eko Nurhadi, 45 Th, almt Ngawi dlm keadaan luka bakar 50 persen (perut, tangan dan wajah).

6. Pkl 14.30 WIB Korban dievakuasi ke POS 1 Pemberangkatan, selanjutnya Korban dievakuasi menuju RSUD DR Sayidiman Magetan.

7. Sampai dengan Pkl 18.00 WIB kemarin Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, AGL ( Anak Gunung Lawu) dibantu Masyarakat Cemoro Sewu dan Singolangu masih melaksanakan penyisiran dan evakuasi.

[post_ads]

sumber : beritajatim
foto : antara 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...