Langsung ke konten utama

Kisah Penjual Pentol "Cak Samsul" Agar Berkah Usahanya

Penjual pentol ini biasanya mangkal di sekolah sekolah sekitar kecamatan Cerme Gresik, selain menjadikan "jualan pentol" sebagai sarana mata pencaharian yang utama, bapak dua anak ini juga dengan ringan tangan membersihkan masjid ketika waktu Dhuhur dan Ashar tiba

Putra asli Cerme bernama lengkap Samsul Arif (32 th) atau biasa dipanggil cak sul ini telah menjalani sebagai buruh selama 11 tahun di salah satu perusahaan kayu  Surabaya,  sampai akhirnya memutuskan untuk berjualan pentol walaupun awalnya ikut orang, alhamdulillah sekarang bisa membuka sendiri usahanya yaitu berjualan pentol dan es wawan

Pentol Mujur Cak Sul
Berikut beberapa cuplikan pertanyaan kepada cak samsul yang sekarang menjadi muzakki di salah satu lembaga kemanusiaan nasional di Gresik "Kotak Amal Indonesia"

Bagaimana perkembangan usahanya saat ini ?

" setelah kurang lebih setahun ikut orang , alhamdulillah sekarang bisa buat sendiri dengan dibantu modal dari teman... semoga yang sudah membantu kami dapat balasan Allah swt"

Berapa penghasilannya saat ini ?

"Kalau pas ramai bersih dapat 100 rb lebih kalau sepi 80 ribu atau 60 ribu"

Bagaimana usaha biar berkah ?
"Tips biar usaha berkah kuncinya adalah berusaha sungguh sungguh, sabar, telaten, jujur dan tidak lupa infaq"

Sedikit inspirasi dari orang biasa yang memiliki semangat luar biasa, sehingga bisa bangkit dan bisa bermanfaat bagi sesama 

Jika anda ingin menikmati dan berbagi keberkahan "pentol" cak samsul di sekitaran cerme bisa menghubungi langsung belianya di nomor 085850381891



sumber : kotakamalindonesia.com
[post_ads]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...