Langsung ke konten utama

Karena Jujur UN 6 Sekolah Asal Gresik Terima Penghargaan dari Presiden

Sebanyak 6 sekolah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan Anugerah Ujian Nasional (UN) Berintegritas. Penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang memiliki prestasi Ujian Nasional Jujur 

Presiden dan Mendikbud (antara)
Kepala Sekolah asal Gresik menerima penghargaan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan disaksikan Mendikbud Anis Baswedan, di Istana Negara, Senin pekan lalu. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Mahin kepada kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono pada Minggu, (27/12/2015) 

Sekolah penerima penghargaan Anugerah UN berintegritas yaitu masing-masing untuk tingkat SMTA yaitu SMA Negeri 1 Gresik dan SMK Negeri 1 Cerme. Sedangkan tingkat SMTP yaitu SMP Negeri 1 Gresik, SMP Negeri 2 Gresik, SMP Negeri 3 Gresik dan SMP Negeri 1 Driyorejo. 

Mengutip pernyataan Mendikbud RI Anis Baswedan, ada 503 sekolah se Indonesia yang dipilih berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) yang berhasil dipertahankan selama 6 tahun berturut-turut dengan nilai antara 92 sampai 99. Mendikbud Anies Baswedan kemudian menyatakan, bukan berarti yang berintegritas hanya 503 ini saja tetapi ada puluhan ribu yang lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...