Langsung ke konten utama

Pertama dalam Sejarah Gresik Raih Wahana Tata Nugraha (WTN) Bidang Lalu lintas 2015

Untuk yang pertama kalinya, Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) Bidang Lalu lintas untuk kategori Kota Kecil tahun 2015 dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Gresik menjadi peraih penghargaan dari 27 kota lainnya

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada PJ Bupati Gresik, Dr. Akmal Boedianto pada Rabu siang pekan lalu di Istana Negara, Jakarta. Penghargaan WTN tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP. 402 Tahun 2015 tentang Penetapan Kota/Kabupaten dan Provinsi sebagai Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2015. 

“Ini merupakan kali pertama, Kabupaten Gresik menerima penghargaan berupa plakat WTN. Yang paling istimewa penerimaan penghargaan WTN ini untuk yang pertama diserah terimakan oleh Presiden RI. sebelumnya, penghargaan diserahkan oleh Menteri Perhubungan” Jelas Kepala Dinas Perhubungan Gresik Andhy Hendro Wijaya seperti dikutip Gresikkab Senin (28/12/2015). 

Penghargaan WTN ini penilaiannya meliputi berbagai aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik. beberapa penataan lalu lintas terpogram. Pembangunan dan pembenahan beberapa fasilitas pendukung. Misalnya pemasangan rambu lalu lintas di beberapa titik, pembangunan halte, trotoar, areal parkir dan terminal serta fasilitas pendukung lainnya. 

[post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...