Langsung ke konten utama

Sindikat Pencuri Pupuk Berhasil Dibekuk Polsek Manyar

Gresik - Jajaran Polsek Manyar berhasil meringkus salah satu komplotan  pencuri yang beroperasi di pabrik PT Petrosida yang selama ini beraksi, hal ini berdasarkan pengembangan dari kasus sebelumnya yang ditangani anggota unit Reskrim Polsek Manyar


Menurut keterangan Kapolsek Manyar AKP Mulyono yang dikutip dari harian Radar Gresik menyebutkan, pelaku yang berhasil ditangkap sampai detik ini yaitu Hangga Pradana ,26, warga Jalan Harun Tohir, Kelurahan Pulopancikan. Achmad Ardiansyah, 22 asal Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sidokumpul, Heri Iswanto ,28, warga Desa Pundut Trate, Nanda Adi Kurniawan ,22, Desa Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kabupaten Semarang. 

Sementara empat pelaku lainnya adalah Deni Setiawan ,22, Desa Pulang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Muhammad Lutfi, 26, Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan. Selanjutnya, Sukarno Pranata Maulana, 23, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Surabaya. Yang Terakhir yakni, Didik Riyanto ,21, Desa Jati, Kec Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Adapun modus operandi pencurian pupuk tersebut, mereka mengambil hasil produksi pupuk jenis fenosida kemudian disimpan dalam ruang tunggu supir yang selanjutnya ada yang mengambil menggunakan mobil

Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam kasus pencurian ini yaitu 23 dos pupuk cair Fenosida, 5 lembar kardus, dan 1 unit mobil Toyota Yaris nopol W 1392 BX. “Kasus ini sedang kami kembangkan, untuk mencari kemungkinan keterlibatan karyawan lain,” pungkas AKP Mulyono

[post_ads]

sumber : Radar Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...