Langsung ke konten utama

Keren ... Pusat Desain Pesawat (Aerospace Design Center) akan dibangun di ITB

Pusat desain pesawat atau Aerospace Design Center akan dibangun di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai sarana pusat desain pesawat dan komponennya. "Kami sedang merencanakan pembangunannya, sebagai upaya mengembalikan kejayaan kedirgantaraan nasional," kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta, Senin, usai Rapat Umum Anggota Indonesia Aircraft and Component Manufacturer Association (Inacom). 

Putu mengatakan, pusat desain pesawat ini akan mendukung beberapa program kegiatan sebagai upaya mengembalikan kemampuan teknologi kedirgantaraan nasional, semisal identifikasi industri nasional yang berpotensi sebagai industri komponen pesawat udara. Selain itu, melaksanakan bimbingan teknis kepada industri komponen agar memiliki kompetensi dan standar dalam pembuatan komponen-komponen pesawat. 

Kendati belum terbentuk, pemerintah telah melaksanakan beberapa bimbingan teknologi pada bidang rubber seal, interior, komponen metal, tools dan jig, standar mutu komponen pesawat dan vulkanisir pesawat, serta main dan nose landing gear untuk pesawat N219. 

Kemenperin juga memfasilitasi sinergi industri komponen nasional yang berpotensi membuat komponen pesawat udara dengan PT Dirgantara Indonesia dan PT Regio Aviasi Industry (RAI), untuk mendorong industri nasional terlibat dalam pembuatan komponen N219. Pemerintah berharap industri kedirgantaraan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan, penumbuhan investasi, dan penguasaan teknologi tinggi.


sumber : antaranews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...