Langsung ke konten utama

Bawean di Tawari Masuk Propinsi Madura, Warga Menolak

Dengan alasan kemiripan bahasa dan kedekatan teritori dengan Madura, Bawean menjadi incaran pulau garam tersebut untuk menggenapi persyaratan yang masih kurang sebagai cikal bakal berdirinya Propinsi Madura
bawean island paradise

Namun sejumlah warga menolak rencana tersebut dengan berbagai pertimbangan, salah satunya perlakuan Pemkab Gresik saat ini yang sudah memberikan perhatian khusus terhadap Pulau Rusa ini. Berbagai pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana sekarang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat di Pulau Bawean, seperti jalan lingkar, bandara, dan rumah sakit 

“Kendati dijadikan sebagai wilayah kabupaten atau kota mandiri, kami tetap menolak tawaran  bergabung dalam Provinsi Madura,” kata Baharuddin, Ketua STAIHA Bawean seperti dikutip dari Radar Gresik Jum'at 12 Februari 2015

Pernyataan lebih keras lagi disampaikan KH Abdul Latif. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sangkapura ini mengungkapkan, Bawean tidak bisa dipisahkan dengan Kabupaten Gresik. “Bagi kami Kabupaten Gresik adalah harga mati, ngapain mau ikut Madura,” tegasnya. 

[post_ads]
Sumber : Radar Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...