Langsung ke konten utama

Penampakan Pesawat Bouraq di Ponpes Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur

Pesawat Bouraq yang kita kenal selama ini merupakan salah satu maskapai yang pernah melayani masyarakat Indonesia, setelah lama tidak beroperasi ternyata terlihat landing di salah satu pondok di Jawa Timur, tepatnya Ponpes Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur
 
Maskapai yang didirikan oleh Jerry A Sumendap putra asal Manado ini sebelumnya menghabiskan waktu untuk berbisnis kayu yang apada akhirnya menggagas transportasi udara di Kalimantan untuk membawa kekayaan sumber daya minyak dan hasil alam yang nantinya bisa meningkatkan cadangan devisa negara, di mana saat itu Indonesia berada pada masa pembangunan di era Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto.
Nama Buraq sendiri sangat familiar dengan telinga masyarakat Indonesia karena diambil dari nama “kendaraan” Nabi Muhammad SAW saat peristiwa suci dalam Islam, Isra Mi’raj. Dengan pengambilan nama itu pula, menjadikan nama tersebut sebagai harapan untuk menjadi maskapai tercepat baik dari segi perkembangan usaha maupun ketepatan waktu waktu terbang 
Mengutip salah seorang yang bekerja di Ponpes Sunan Drajat yakni Gooss Nur Dein menyebutkan bahwa pesawat sudah berada di lokasi pondok. “Dan Alhamdulillah saat ini telah Landing di Bumi Damai Pondk Pesantren Sunan Drajat ” ujarnya. 

Menurut informasi yang beredar bahwa keberadaan pesawat tersebut sebagai ornamen atau tetenger bagi ponpes Sunan Drajat. Selain itu juga sebagai pendukung proses kegiatan belajar mengajar dilingkungan ponpes sunan drajat ini.


Berikut penampakan pesawat tersebut di bumi Ponpes Sunan Drajat

Penampakan Pesawat Bouraq

Proses pemaangan pesawat

Tampak depan Pondok Sunan Drajat Lamongan

Pemasangan Pesawat di Area Pondok
foto : fb Gooss Nur Dein dan netizen lain
dikutip dari khsblog.net [post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...