Langsung ke konten utama

Sedikit Ulasan Buku "Asli Badhogan Gresik"

Ada yang menarik jika melihat kekayaan kuliner yang dimiliki Gresik, selain menjadi jujugan warga asli kuliner biasanya menjadi wisata alternative warga imigran yang berkunjung ke suatu daerah, saat ini belum banyak yang membahasnya secara runtut dan menyeluruh, Buku "Asli Badhogan Gresik" yang diterbitkan oleh Radar Gresik dan Smelting beberapa pekan yang lalu, seakan memberikan khazanah tersendiri bagi dunia literasi di Gresik

Jika kita melihat buku ini sepintas cukup lengkap menyajikan berbagai menu kuliner mulai makanan yang melegenda seperti sego krawu, sego roomo,sego BHS, buku ini juga menyajikan makanan khas lain seperti bandeng, pudak , dan tak terlewatkan juga berbagai makanan khas jubung, ayas dan sejenisnya

Yang menarik adalah banyak kuliner yang belum kita kenal sebelumnya, karena memang tidak banyak yang menjualnya atau karena memang tidak populer dibandingkan kuliner lainnya, seperti nasi gulung daun pisang, roti kahag, kue satru, serta beberapa kuliner khas bawean yang jarang ditemui di Gresik 

Setidaknya buku ini bisa menambah koleksi beberapa sekolah dan perpustakaan sehingga menambah referensi bagi yang ingin lebih mengenal Gresik, dangat cocok bagi generasi muda khususnya agar kuliner kuliner tersebut bisa tetap hidup dan dinikmati oleh semua orang. Ini terlihat dari metode penulisan yang memang melibatkan pelajar dan masyarakat umum. melalui mekanisme lomba dengan hadiah yang menarik

Yang menjadi catatan adalah, ketika kami mengunjungi beberapa perpustakaan ternyata masih belum ada buku ini, dan kalaupun ada tidak boleh dibawa pulang, sehingga tidak bisa menjadi bahan bacaan yang bisa dinikmati banyak orang alias beberapa orang saja yang memiliki akses

foto :infogresik



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...