Langsung ke konten utama

Inilah Alasan Warung Cak Sadi Gratiskan Ngopi Bagi Penghafal Qur'an

Inilah Alasan Warung Cak Sadi Gratiskan Ngopi Bagi Penghafal Qur'an

Di kota santri ini terdapat ribuan warung kopi, disini juga banyak terdapat pondok pesantren yang dijadikan jujugan, perpaduan inilah yang kemudian betemu di warung Pak Sadi, Sore itu terlihat Pak Sadi pemilik warung yang beralamat di Kawisanyar blok 8 ini sambang warung yg sekarang dipasrahkan kepada Kedua karyawanya 

Karena kita tidak sempat ngobrol banyak, akhirnya kami lanjutkan dengan perbincangan via whatsapp dari nomor yang kami peroleh saat itu, beberapa perbincangan kami ajukan terkait warung yang menurut informasi baru 1,5 tahun berdiri disana 



Salah satu hal yang menarik dari warung yang berada tepat di pinggir jalan sekaligus gang masuk  Kawisanyar itu, karena di salah satu sudut warung Sadi terdapat tulisan "Hafal Al Quran Gratis Ngopi Selamanya" 

"sampun wonten sing hafal Al qur'an saking pondok wingkinge warkop" begitu ujar Sadi menerangkan mengenai para hafidz yang pernah singgah di warungnya, terkait teknis mengetahui pembeli hafal atau tidak menurut keterangan istrinyalah yang mengetes hafalan karena  beliaunya juga memiliki guru ngaji yang hafal Qur'an

Mengenai motif awal sendiri sadi menjelaskan gratis kopi tersebut karena kesenangannya melihat hafidz yang menyebabkan inspirasi jika melihatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...