Langsung ke konten utama

Inilah Alasan Warung Cak Sadi Gratiskan Ngopi Bagi Penghafal Qur'an

Inilah Alasan Warung Cak Sadi Gratiskan Ngopi Bagi Penghafal Qur'an

Di kota santri ini terdapat ribuan warung kopi, disini juga banyak terdapat pondok pesantren yang dijadikan jujugan, perpaduan inilah yang kemudian betemu di warung Pak Sadi, Sore itu terlihat Pak Sadi pemilik warung yang beralamat di Kawisanyar blok 8 ini sambang warung yg sekarang dipasrahkan kepada Kedua karyawanya 

Karena kita tidak sempat ngobrol banyak, akhirnya kami lanjutkan dengan perbincangan via whatsapp dari nomor yang kami peroleh saat itu, beberapa perbincangan kami ajukan terkait warung yang menurut informasi baru 1,5 tahun berdiri disana 



Salah satu hal yang menarik dari warung yang berada tepat di pinggir jalan sekaligus gang masuk  Kawisanyar itu, karena di salah satu sudut warung Sadi terdapat tulisan "Hafal Al Quran Gratis Ngopi Selamanya" 

"sampun wonten sing hafal Al qur'an saking pondok wingkinge warkop" begitu ujar Sadi menerangkan mengenai para hafidz yang pernah singgah di warungnya, terkait teknis mengetahui pembeli hafal atau tidak menurut keterangan istrinyalah yang mengetes hafalan karena  beliaunya juga memiliki guru ngaji yang hafal Qur'an

Mengenai motif awal sendiri sadi menjelaskan gratis kopi tersebut karena kesenangannya melihat hafidz yang menyebabkan inspirasi jika melihatnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...