Langsung ke konten utama

Inilah Kabar 2 Bayi Tidak Berdosa Yang Dibuang di Gresik

Inilah Kabar 2 Bayi Tidak Berdosa Yang Dibuang di Gresik

Bulan ini ada dua peristiwa pembuangan bayi yang sangat menyedihkan kita semua, setelah pembuangan bayi di sekitar KIG 4/3, kejadian serupa terjadi di Desa Tanjung Kecamatan  Kedamean Senin 21/03. Yang diduga dibuang oleh seorang pelajar.

"ada yang samar-samar melihat anak sekolah lewat disekitar lokasi bayi yang ditemukan" ungkap Kapolsek Kedamean AKP I Made Jatinegara seperti dikutip dari harian Jawa Pas 24/3

Bagaimana kabarnya kedua bayi tersebut, inilah kondisi terkini yang diambil dari harian Jawa Pos

1. Bayi yang dibuang di KIG

Jenis kelamin : perempuan
Ditemukan : 4 Maret 2016 jam 08.00
Lokasi : Jalan M Yamin kawasan Petrokimia
Pembuang : diduga warga luar kota Gresik
Penemu : Sudarno petugas pembersih
Kondisi : Sehat dengan berat 2.4 kg dan panjang 46 cm
Dirawat : salah seorang perwira polisi di Polres Gresik


2. Bayi yang dibuang di Kedamean

Jenis kelamin : laki-laki
Ditemukan : Senin 21 Maret 2016 jam 15.00
Lokasi : Halaman rumah Suti Desa Tanjung Kedamean
Pembuang : diduga pelajar laki-laki
Penemu : Ulung warga desa Tanjung
Kondisi : Sehat dengan berat 3.5 kg dan panjang 48 cm
Dirawat : BIdan Desa Tanjung



sumber : Jawa Pos 24 Maret 2016 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...