Langsung ke konten utama

Uji Coba Jalur Baru Ziarah Malik Ibrahim, Terminal Lama Ditutup

Uji coba perdana sebelum dijalankan secara resmi dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto bersama Kepala Dinas Perhubungan,di area terminal baru Peziarah Malik Ibrahim menuju Jalan RE Martadinata Rabu (23/3/2016) 

Bupati Gresik  meninjau Terminal Peziarah tersebut. Bupati meninjau semua persiapan aparat yang ada di lapangan serta jalur dan rambu yang sudah terpasang. Setelah itu Bupati beserta rombongan mencoba jalur yang akan dilewati kendaraan shuttle dari Terminal Peziarah menuju lokasi Makam Malik Ibrahim. 

Saat Sambari masuk terminal lama yang ada di Jalan Pahlawan, dengan tegas Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto memerintahkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Andhy Hendro Wijaya untuk menutup total terminal peziarah lama tersebut. Bupati memerintahkan agar menambah barikade agar pintu terminal bisa tertutup total. “Bentang halang rintang ini ditambah satu lagi” tegas Sambari. 

Dengan penutupan total terminal lama, maka kendaraan shuttle yang rencananya akan menggunakan terminal lama untuk menurunkan penumpang peziarah Malik Ibrahim, dialihkan langsung didepan Makam Malik Ibrahim. “Terminal lama ini harus steril dari aktifitas, agar Dinas PU segera melaksanakan pembangunan tempat ini” ujarnya memerintah Kadishub. Atas kebijakan tersebut, maka ada perubahan rute untuk kendaraan shuttle, yang mulanya direncanakan menggunakan terminal lama ini sebagai terminal penurunan penumpang menuju lokasi makam.



Uji Coba Jalur Baru Ziarah Malik Ibrahim, Terminal Lama Ditutup sumber Gresikkab.go. id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...