Langsung ke konten utama

Persegres VS Arema Cronus 1-3

Persegres harus mengakui keunggulan tim papan atas Arema Cronus dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (27/5) malam, Tim asal kota pudak ini kalah dengan skor 3-1
Persegres vs Arema Cronus

Arema berhasil unggul pada menit ke-24 melalui tendangan mendatar Raphael Maitimo, disusul pada menit ke-38 melalui gol tendangan bebas Hamka Hamzah yang juga melalui luar kotak penalti. Gol ketiga Arema terjadi gol pada menit ke-67, melalui Gustavo Giron Marulanda. Sementara Gresik United bisa memperkecil kedudukan pada menit ke-82, melalui sepakan Ghozali Muharram Siregar. Skor pun berubah 3-1.

Arema Cronus 
Pelatih: Milomir Seslija
1 Kurnia Meiga; 7 Beny Wahyudi, 87 Johan Ahmat farizi, 23 Hamka Hamzah, Goran Ganchev; 94 Ferry Aman Saragih, 8 Raphael Maitimo, 22 Srdjan Lopicic, 11 Esteban Vizcarra, 71 Ahmad Nufiandani; 9 Gustavo Giron Marulanda

Cadangan: 21 I Made Wardhana, 6 Ryuji Utomo, 4 Syaiful Indra Cahya, 77 Juan Revi, 14 Arif Suyono, 15 Sunarto, 25 Febri Setiadi Hamzah

Persegres Gresik United
Pelatih: Liestiadi
86 M. Sandy Firmansyah; 42 Riyandi Ramadhana, 6 Romy Agustiawan, 4 FX Yanuar Wahyu, 29 Ambrizal, 5 Muhammad Rifqi, 81 Supriyono Salimin; 10 Oh Inkyun, 26 Muhamad Kamri, 77 Hendri Satriadi; 99 Patrick Roberto Daniel Da Silva

Cadangan: 88 Satria Tama, 18 Achmad Faris Ardiansyah, 9 Yusuf Effendi, 50 Reza Mustofa, 27 Ghozali Muharam Siregar, 19 Eduardo Maceil, 15 Daniel Junaedi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...