Langsung ke konten utama

Gresik Peringkat 8 Nilai Ujian Sekolah Tingkat SD Se Jawa Timur

Daftar 10 Kabupaten/ Kota Peraih Ujian Sekolah (US) tingkat SD tertinggi di Jawa Timur tahun 2016

  1. Kabupaten Sidoarjo [255,93] 
  2. Kabupaten Mojokerto [252,70] 
  3. Kota Mojokerto [249,15] 
  4. Kabupaten Tulungagung [248,12] 
  5. Kabupaten Madiun [248,08] 
  6. Kabupaten Lamongan [244,74] 
  7. Kabupaten Nganjuk [242,80] 
  8. Kabupaten Gresik [233,86] 
  9. Kabupaten Kediri [233,73] 
  10. Kota Madiun [233,14
Dari 10  besar peringkat nilai Ujian Sekolah se Jawa Timur, Kabupaten Gresik berada di peringkat 8 dengan nilai 233,86 hasil ini masih dibawah kabupaten tetangga Lamongan yang mendapatkan nilai 244,74. Untuk peringkat pertama masih diduduki Kabupaten Sidoarjo dengan nilai 255,93 

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Saiful Rachman ketika pembagian Daftar Koletif Hasil Ujian Sekolah (DKHUS) SD/MI se-Jatim, kemarin (16/6) menjelaskan rerata kabupaten Sidoarjo ini tinggi karena nilai Bahasa Indonesia mencapai 81,40, matematika 85,27 dan IPA mencapai 86,3 poin. 

Namun secara umum kualitas Pendidikan di Jatim mengalami penurunan. Tahun ini, total nilai US SD/MI tahun ini dari tiga mata ujian yang diujikan hanya 218,05 atau rata-rata 72,68. Tiga mata ujian tersebut antara lain Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Hasil ini merosot dari tahun lalu yang mendapat nilai 232,07 atau dengan rata-rata 77,35. (radar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...