Langsung ke konten utama

Mbah Karep Namanya

Ditemani oleh Bpk Fathurrahman (Ketua RT tempat tinggal Mbah Karep) kami team Nurul Hayat Gresik berkesempatan silaturrahim dengan Mbah Karep. Sejak 1992 saat di bawa ke RS. Dr. Soetomo beliau didiagnosa menderita kanker kulit. Berawal dari benjolan kecil seperti tahi lalat di dekat hidung, lalu beliau potong dengan sebuah alat seadanya. 

Namun Allah berkehendak lain, ternyata benjolan tersebut adalah awal muasal kanker kulit ini menghilangkan hampir 50% wajahnya. Tahun 1999 Istri tercinta Mbah Karep dipanggil Allah untuk selama-lamanya. Sejak saat itu Mbah Karep hidup seorang diri dikarenakan tidak memiliki anak. 

Beliau memiliki saudara 2 orang, namun yang pertama meninggal dan yang kedua telah pindah ke pulau sumatera. Mbah Karep sudah 3 tahun ini tinggal di gubuk kecil ukuran 3x3 yang berdiri diatas lahan masyarakat sekitar. Alhamdulillah, Masyarakat sekitar pun sangat peduli kepada beliau.

Tidak jarang warga bergantian membawakan makan untuk Mbah Karep. Setiap pagi bidan dan perawatnya berkunjung untuk mengganti perban yang menutupi luka di Wajah Mbah Karep. Dalam kesempatan ini, Nurul Hayat Gresik Lamongan menyalurkan amanah Masyarakat Gresik berupa Sembako, Pakaian Layak Pakai, dan Uang berobat. Semoga bermanfaat untuk Mbah Karep dan Menjadi Pahala untuk Para Donatur. Tetap Semangat Mbah Karep. Semoga Allah menjadikan sakit Mbah Karep sebagai Penggugur dosa. Aamiin.


sumber : facebook Nurul Hayat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...