Langsung ke konten utama

Mustakim Asal Gresik Juara I Pengawas Berprestasi Tingkat Jatim

Mustakim Asal Gresik
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan salah satu guru asal Gresik Mustakim yang juga sebagai Pendidik dan pengawas SMA dilingkungan pendidikan Gresik. 

pendidik yang telah menelurkan berbagai karya akademik ini menuturkan bahwa seleksi yang harus dilaluinya harus melalui beberapa tahapan yang sangat ketat dari tingkat Kabupaten. Penilaian pengawas sekolah berprestasi sendiri dilakukan secara komprehensif terhadap 5 aspek yaitu: portofolio, kinerja pengawas sekolah/madrasah, angket perilaku kerja pengawas sekolah, tes tertulis, karya tulis PTS, presentasi, dan wawancara. 

Sejarawan yang juga Wakil Ketua PDM Gresik bidang Bidang Dikdasmen, LSBO, dan Muhammadiyah Development and Training Center periode 2015-2020 ini menuturkan bila karya tulis yang ia ajukan pada kompetisi ini adalah “Peningkatan Kemampuan Guru dalam Menulis Artikel Hasil Penelitian melalui Metode BATU AKIK pada Dua Sekolah Binaan di Kabupaten Gresik Tahun 2015″, karya tulis yang unik dan menarik ini ia presentasikan dengan baik dan akhirnya membawanya menjadi juara I Pengawas Berprestasi tingkat Jawa Timur. 

Usai menang tingkat Jawa Timur, kini ia kembali mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk berkompetisi tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada 14-19 Agustus 2016. “Mohon do’a dan dukungannya semoga saya dapat mempersembahkan prestasi terbaik dan dapat mengharumkan Gresik, Jawa Timur serta Persyarikatan”, pungkasnya

sumber : sangpencerah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...