Langsung ke konten utama

Profil Bisri Ilyas Saudagar Dari Gresik

H. Bisri Ilyas merupakan salah satu saudagar yang berasal dari Gresik Jawa Timur, lahir 23 Agustus 1936 dalam lingkungan religius Ayah Bisri sudah meninggal sejak kecil sehingga biaya hidup dan pendidikannya ditanggung kakaknya 

Dalam perjalanannya Bisri pernah belajar di Madrasah Ibtidiyah kemudian melanjutkan pendidikan ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, walaupun terhenti karena terkendala faktor ekonomi, sehingga akhirnya berlabuh ke SMA Airlangga Surabaya dan sempat aktif di Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) 

Karir bisnisnya dimulai dengan modal kepercayaan, sekitar tahun 1964 sudah dipercaya salah satu orang Cina bernama Liem You Tik untuk mengelola uang 1 miliar dalam bidang jual beli Kopra yang ketika itu banyak terdapat di Gresik yang singgah dari berbagai daerah seperti Maluku, Sulawesi, Kalimantan dan Madura

Dalam perkembangannya Kaji Bisri banyak orang menyebutnya, lebih dikenal dengan bisnisnya dalam bidang properti melalui PT Bumi Lingga Pertiwi dan membangun Gresik melalui Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) serta perumahan yang cukup fenomenal yaitu Gresik Kota Baru (GKB) yang menjadi ikon perumahan di Gresik saat ini 

Semoga dengan wafatnya beliau Jum'at 24 Juni 2015 menjadikan inspirasi kesuksesan dan teladan bagi generasi muda saat ini  berikut salah satu  pesan beliau didepan peserta Program Kaderisasi Ulama (PKA) Gontor seperti dikutip melalui web unida.gontor.ac.id

“Dalam menjalani hidup, yang penting adalah bersikap jujur dan yakin kepada Allah. Kejujuran itu penting dan kepercayaan harus dijaga karena itulah bekal kesuksesan dalam hidup. Satu lagi, jangan takut! Kalian harus berani menjalani hidup. Jangan pernah takut kecuali kepada Allah.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...