Langsung ke konten utama

Ahli Kaligrafi "70 Sampai 80 Persen Tidak Mengandung Lafal Allah"

Penggunaan simbol dalam produksi sandal di Gresik sepertinya masih menuai kontroversi kebenaranya "Ahli kaligrafi tersebut menyampaikan bahwa 70 sampai 80 persen tidak mengandung lafal Allah. Hanya 20 sampai 30 persen bahwa alas sandal tersebut berlafal Allah," Ketua MUI Gresik KH Manshoer Shoediq seperti dikutip dari Surya


MUI Gresik juga meminta persoalan ini disudahi dan melibatkan MUI kedepannya jika melakukan produksi masal agar tidak ada kekeliruan “Pihak New Era yang produksi sandal tersebut juga telah meminta maaf,” ujar KH Manshoer Shoediq seperti dilansir Radar Gresik (24/07)


Sedangkan langkah selanjutnya dari MUI Kabupaten Gresik, akan koordinasi dengan Pemkab Gresik terkait produk-produk industri sandal, sepatu dan perlengkapan dapur seperti panci agar diketahui oleh MUI Kabupaten Gresik, sehingga tidak terjadi keresahan di masyarakat terhadap lafal Allah yang salah penempatannya.

----

Sementara itu kami ketika mengklarifikasi permasalahan ini kepada MUI Jatim, masih belum menerima informasi terkait kasus sandal berlafal Allah. Dan menyarankan jika ada hal serupa segera dilaporkan agar segera dilakukan pemeriksaan




Sumber : Surya , Radar, Oth

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...