Langsung ke konten utama

Diprediksi Idul Fitri dan Idul Adha Akan Berbarengan

Tidak ada perbedaaan dalam penentuan awal ramadhan tahun ini tepatnya pada tanggal 6 Juni 2016, sepertinya akan berulang baik menggunakan metode hisab maupun metode ru'yah untuk penentuan Idul Fitri yang akan jatuh pada tanggal 6 Juli maupun Idul Adha yang akan jatuh pada tanggal 12 September 2016. 

"Untuk Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, sejak setahun lalu tanggal 1 Syawal sudah dipastikan jatuh pada 6 Juli 2016. Sementara untuk pemerintah yang menggunakan metode rukyat, kemungkinan besar akan sama karena diperkirakan pada 6 Juli itu, hilal sudah terlihat," kata Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Bachtiar seperti dikutip dari antaranews

Hal yang sama juga dilontarkan wakil ketua PWM Jawa Timur Nidjib Hamid MSi yang menyebutkan bahwaIjmak terjadi pada Senin Kliwon 4 Juli 2016 pada pukul 18:03:20 WIB, tapi karena tinggi bulan saat terbenam Matahari masih minus 0 derajat sekian, dan diseluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam itu, bulan berada dibawah ufuk, maka Idul Fitri jatuh pada tanggal 6 Juli 2016

Sementara itu untuk awal Idul Adha diprediksi akan jatuh pada tanggal 12 September, hal ini karena pada saat penentuan 1 Zulhijah 1437 H jatuh pada hari Sabtu legi 3 September 2016

Sementara itu untuk memastikan Idul Fitri masyarakat Indonesia pada umumnya masih menunggu hasil sidang Isbat yang dilakukan oleh Menteri Agama Indonesia , hal ini juga dilakukan Lajnah Falakiyah NU yang biasanya akan melakukan Ru'yatul Hilal pada awal penentuan bulan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...