Langsung ke konten utama

Eman Sulaeman Kiper Disabilitas Sukses Jadi yang Terbaik di Ajang Internasional

Eman Sulaeman bergerak lincah. Di bawah mistar gawang, ia jatuh bangun menghalau bola. Lari ke kanan kiri. Tangkas, menerka ke mana arah bola yang ditembakkan pemain lawan. Juru gedor sang rival dibuat frustasi. 

Bola sepakan mereka selalu kandas menusuk jala yang dijaga Eman. Penonton terpana. Gemuruh tepuk tangan hingga siulan terdengar, tatkala pemuda itu menggagalkan lagi gol tim lawan. Ia menyapu bola jauh-jauh keluar dari areanya. 

Eman terlahir dengan disabilitas. Kakinya tidak sempurna; kaki kanannya hanya sebatas pergelangan, sedangkan kaki kirinya sebatas lutut. Di atas lapangan, ia bertumpu dengan kaki kanannya, sementara tangan kirinya ikut membantu menahan badan ketika sedang menguasai bola. Toh, Eman tidak terlihat canggung. Ia justru perlihatkan kemampuan memukau yang belum tentu dimiliki orang berfisik 'normal'. 

Hebatnya lagi, pertandingan itu merupakan kejuaraan sepakbola berlevel internasional, Homeless World Cup (HWC) 2016. Disaksikan banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Kegigihan Eman mengundang decak kagum. Beberapa media di Benua Biru memuji ketangguhannya, kendati memiliki keterbatasan fisik. Eman bahkan terpilih menjadi kiper terbaik di turnamen yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia, 12 Juli


sumber : dream

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...