Langsung ke konten utama

Firna Larasanti Anak Pemulung yang Lulus Cum Laude

Firna Larasanti
Firna Larasanti yang beralamat di RT 06 RW 01 Karanggeneng, Kelurahan Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang merupakan putri dari pasangan Misiyanto (57) dan Siti Suswanti (46) yang berprofesi sebagai pemulung, namun kini dapat meraih prestasi yang tinggi.

Firna yang menempuh studi sejak 2012 ini lulus cum laude ber+gelar sarjana Ilmu Politik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77 di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Firna di wisuda oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rabu (27/7/2016), di auditorium Unnes, bersama 1.460 lulusan lainnya.

"Ada uang Rp 50.000 ya langsung kami pakai untuk kebutuhan, jadi enggak pernah dihitung sampai sebulan," kata Suswanti seperti dikutip dari Kompascom

Proses pendidikan Firna selama kuliah di Unnes terbantu dengan adanya beasiswa Bidikmisi. Dari beasiswa tersebut, selain bebas bayar uang kuliah, Firna juga mendapatkan uang bulanan sebesar Rp 600 ribu Selain beasiswa untuk mencukupi kebutuhan kuliah, Firna juga melakukan berbagai pekerjaan seperti membantu memulung, memunguti cengkeh, berjualan di pasar, mengajar PAUD, hingga akhirnya menjadi menulis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...