Langsung ke konten utama

Kereen Rek.... Rusa Bawean "Atung" Jadi Maskot Asian Games 2018

Rusa Bawean 
Peluncuran logo dan maskot itu dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang, dan Sekretaris Jenderal Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASCOG) Sylviana Murni. 

Logo dan maskot baru Asian Games 2018 merupakan hasil karya pemenang sayembara logo dan maskot yang menggantikan logo dan maskot lama yaitu Drawa yang melambangkan burung cenderawasih. "Kami mengacu pada tema sayembara yaitu 'The Energy of Asia'. 

"Desain grafis yang kami luncurkan ini bukan sekedar logo dan maskot, tapi menjadi sistem identitas tentang sebuah merek baru perhelatan olahraga kelas dunia yang akan diikuti negara-negara Asia," kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dalam peluncuran logo dan maskot Asian Games 2018 di Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Kamis seperti dikutip Kompas

Sedangkan maskot Asian Games terdiri dari tiga gambar satwa Indonesia yaitu burung cendrawasih bernama "Bhin Bhin", rusa bawean bernama "Atung", dan badak bercula satu bernama "Ika", Seperti kita ketahui bersama bahwa Rusa Bawean merupakan salah satu ciri khas dari Bawean yang berada di Kabupaten Gresik

Sekjen INASCOG Sylviana Murni mengatakan Komite Olimpiade Asia (OCA) sudah menyetujui logo dan maskot baru Asian Games 2018 yang diajukan Indonesia. "OCA akan mengampanyekan logo dan maskot baru itu ke 45 negara peserta Asian Games. dan yang lebih keren dan membanggakan lagi adalah logo dan maskot ini akan di sosialisasikan 45 negara seperti disampaikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...