Langsung ke konten utama

Selain Rekreasi, Air Telaga Rambit Sidayu Masih Dikonsumsi Warga (foto)

Menikmati keindahan telaga rambit



Pagi itu sekitar pukul 7.30 WIB udara disana masih terasa sejuk dilengkapi pohon asam yang buahnya yang terkadang jatuh dengan sendirinya, bunga teratai yang sedang kuncup dan memenuhi sebagian telaga juga menambah keasriannya dan terlihat alami

Bunga teratai telaga rambit 

Tepat di pinggir jalan telaga rambit terlihat ada beberapa orang baik muda maupun tua menikmati secangkir kopi seperti tidak mau melewatkan momentum itu, tepatnya di bawah pohon asem ditepian Telaga Rambit begitu orang disana menyebutnya

Telaga Rambit berada di desa Purwodadi Sidayu Kabupaten Gresik Jawa Timur dengan luas total 11904.311 m2. Dengan ukuran Panjang 165.96 m dan Lebar 71.73 m. Bahan utama pada bangunan ini yakni terbuat dari batu alam berplester. Letak titik koordinat geografis Telaga Rambit berada pada titik 6°59’26” LS – 112°33’29” BT.

Warga memanfaatkan air untuk konsumsi

Menurut sebuah artikel yang dipublikasikan kemendikbud

Berdasarkan keterangan lisan telaga ini bukanlah struktur alami. Warga Sidayu membuatnya secara bersama-sama atas perintah Kanjeng Sepuh yang berkuasa pada 1817-1856. Bentuknya yang persegi panjang simetris juga mengindikasi bahwa telaga ini bukanlah struktur alami - kebudayaan.kemdikbud.go id

Salah satu fungsi telaga rimbit yang masih tersisa samapi sekarang adalah memanfaatkan untuk dijadikan air minum, walaupun sudah tidak sebanyak dulu, proses pengambilan air masih terlihat,. "biasanya 5000 satu angkutan" ujar Ismuji lelaki yang biasa mengambilkan air untuk dijual kembali

Teratai tumbuh di telaga rambit

dengan menggunakan sepeda onthelnya asmuji terlihat mengambil satu persatu air dari pinggir telaga tepatnya dari dermaga kecil buatan, dibantu dengan ember yang ditali, disela sela kerjanya  tersebut asmuji juga menuturkan bahwa telaga Rimbit









Proses pengambilan air di telaga rambit

Pohon Asem dan tempat duduk para warga untuk ngopi

Foto diatas diambil bulan Juli 2016, sementara sekitar tahun 2013 google street view memperlihatkan sekitar telaga rambit sebagai berikut
Foto Telaga rambit tahun 2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...