Langsung ke konten utama

Seorang Kakek Meninggal Mendadak di Parkiran Pasar Sidomoro

Salah satu pengunjung pasar Sidomoro, Kecamatan Kota bernama Supoyo (55) dikabarkan meninggal dunia secara mendadak di parkiran sepeda motor Jalan Kapten Dulasim.  Warga Jalan Kapten Dulasim Timur, 13, RT 03 RW 07, Kelurahan Sidorukun, Kecamatan tersebut  sempat dibawa ke Puskesmas namun kondisi sudah tidak bernyawa lagi, menurut keterangan Dokter Nur Kholifah yang menangani korban menyatakan sebab kematian korban adalah serangan jantung.

Dia dinyatakan terkena serangan jantung oleh dokter Puskesmas Alun-Alun Kota Gresik. Sekitar pukul 05.50, kakek kelahiran Gunung Kidul ini berangkat ke Pasar Sidomoro dari tempat tinggalnya. Sesampainya di parkiran depan pasar, korban menaruh sepeda motornya. Tak sampai satu menit kemudian, korban berjalan sempoyongan. 

Dedy Renaldy Saputra, 21, warga Jl KH Kholil 18, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Kota yang berada di lokasi mendekati korban. Namun, tiba-tiba korban terjatuh ke tanah dan ditolong Dedy Renaldy. Dua polisi, Iptu Sugianto dan Aiptu Masduki yang sedang bertugas di sekitar tempat kejadian pun menghampiri keduanya. Karena korban tidak sadarkan diri, polisi memanggil ambulan Puskesmas Alun-ALun Kota. 

Seperti yang disampaikan keluarga dan dokter, korban memang memiliki tiga penyakit sekaligus. “Korban memang telah lama mengidap penyakit jantung. Selain itu, korban juga punya riwayat sakit kencing manis dan darah tinggi. Usia korban juga sudah tergolong sangat tua,” jelas Iptu Boediono seperti dikutip dari radarsby. 

Ditambahkan, polisi ikut mendampingi saat pemeriksaan di Puskesmas dan mengantarkan ke rumah duka. Sepeda motor korban juga telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan saksi Dedy Renaldy telah diperiksa di Mapolsek Kebomas dan tidak ditemukan unsur pidana atau kejahatan apapun


sumber : Radar Surabaya 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...