Langsung ke konten utama

7 Kesalahan Saat Mendaki Gunung

Jika ada suatu masalah ketika pendakian tentunya akan mengganggu.Perjalanan yg seharusnya dpt kita nikmati malah membuat kita tidak nyaman&menderita. Ketidakpahaman atau kurangnya pengalaman mendaki gunung sering mengakibatkan terjadinya kecelakaan atau kejadian buruk di gunung. Oleh karena itu untuk mengurangi resiko&agar perjalanan kalian bisa lebih berkesan&lebih menikmatinya. Berikut faktor-farktor kesalahan saat mendaki gunung : 

1. BARANG BAWAAN TERLALU BANYAK 
Alih2 takut kekurangan sesuatu di gunung,mereka membawa barang terlalu banyak&berlebihan. Mana barang yg penting&berguna saat mendaki&mana barang yg hanya akan menambah berat tas Anda.Usahakan tidak membawa 2 barang bawaan dgn fungsi yg sama.Efisiensi&nilai praktis menjadi acuan yg sangat penting bagi barang bawaan. 

2. KURANG MAKAN& MINUM 
Ini adalah hal yg sering diabaikan.Mentang2 tidak lapar atau dgn alasan sengaja ingin menghemat perbekalan,mereka rela tdk makan&minum.Biasanya setiba di lokasi camp& mendirikan tenda,mereka langsung tidur&terlalu malas utk memasak dikarenakan lelah.Padahal makan&minum setelah perjalanan panjang&melelahkan adalah 1 hal yg sangat penting untuk dilakukan mengingat tubuh kita perlu banyak asupan nutrisi setelah energi kita terkuras habis dalam perjalanan pendakian. 

3. TIDAK MEMPERHITUNGKAN CUACA DENGAN BAIK 
Untuk mempersiapkan pendakian secara tepat&matang,kita jg harus mempertimbangkan kondisi cuaca,karena di kondisi hujan,medan pun jg akan semakin berat&licin. 

4. PAKAIAN YG KURANG TEPAT 

5. LUPA MEMBAWA BARANG YG PENTING 
Jas hujan,alat makan,alat penerangan&tissue toilet,itu adalah beberapa komponen penting yg sering terlupakan ketika mendaki gunung.Sekecil apapun itu,barang2 itu mempunyai peranan&fungsi yg penting. 

6.MENINGGALKAN SAMPAH 
Ini yg perlu para pendaki ingat&sadari.Alam adalah sesuatu yg seharusnya kita jaga.Marilah kita sadar&peduli dgn alam.Buanglah sampah di tempatnya&ketika di gunung, BAWA TURUN SAMPAHmu 

7.TIDAK MELAKUKAN OLAHRAGA RINGAN SEBELUM MENDAKI 


SUMBER Instagram #backpackergresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUSDA MUI Kebomas, Kiai Rofiq Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tua dan Muda dalam Organisasi

INIGRESIK.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas, mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA), dalam rangka evaluasi kepengurusan masa khidmah 2021-2025 dan memilih Ketua masa khidmah 2025-2029. Dalam kegiatan yang terselenggara pada Rabu (29/10/2025), di Aula Kantor Kecamatan Kebomas ini, Ketua MUI Kebomas KH. Muhsin Munhamir, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Gresik, dalam mendampingi proses MUSDA ini. "Kami juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama Bapak Camat Kebomas, serta kepada seluruh jajaran pengurus MUI Kebomas, atas perkhidmatan selama ini. Jazakumullah ahsanal jaza', semoga kita semua diberi panjang umur," ujar Kiai Mumhamir. Kemudian, Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, S.H., M.E., menyampaikan apresiasi kepada MUI Kebomas, atas pelayanan umat yang dilakukan kepada masyarakat Kebomas. "Pemerintah Kecamatan Kebomas merasakan apa yang dilakukan oleh MUI Kebomas sangat bermanfaat. Yang terdekat kemarin, ketika neg...