Langsung ke konten utama

Inilah Juara Panjat Tebing Porkab Gresik 2016

Gresik - Atlit panjat tebing putri SMP NU 2 Gresik menyabet bersih semua juara dalam Porkab Gresik yang berlangsung (14/08/16) . Juara 1, 2, 3 kategori Panjat Tebing Putri di raih oleh atlit panjat
tebing SMP NU 2. Sedangkan kategori putra meraih juara 2. Juara 1 Putri atas nama Nurul Afiyah, Juara 2 Putri Tasnim, Juara 3 Rima Yunita Sari. 

Sedangkan kategori putra Juara 2 atas nama M Syamsul Hadi. "Kami selalu berlatih setiap hari sebelum pelaksanaan Porkab, ini untuk menyiapkan fisik dan mental para atlit." Kata Pak Malik yang selalu aktif mendampingi saat latihan. 

Prestasi yang luar biasa ini tidak di raih dengan mudah, tetapi dengan kerja keras dan do'a. Itu yang di sampaikan oleh pak Wito yang menjabat sebagai kepala sekolah. Dia juga berharap prestasi para atlit ini dipertahankan, bahkan kalau bisa di tingkatkan. 

Jika kita amati, panjat tebing memang menjadi salah satu ekstra kurikuler di SMP NU 2 Gresik, sehingga dari sinilah di harapkan muncul atlit-atlit panjat tebing yang berbakat. Hal ini sudah di buktikan keberhasilannya yang selalu meraih juara tiap kali mengikuti lomba panjat tebing. Dengan keberhasilan ini, di harapkan bisa menambah semangat para atlit dan pelatih untuk berprestasi yang lebih baik lagi.
(Choiruddin Guru SMP NU 2 Gresik)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...