Langsung ke konten utama

SMP NU 2 Gelar Apel Sore untuk Evaluasi Pembelajaran

Apel Sore SMP NU 2 Gresik
SMP NU 2 Gresik untuk pertama kalinya pengadakan Apel Sore di tahun pelajaran 2016-2017. Kegiatan ini memang perlu dilakukan sebagai ajang silaturahmi secara langsung antara pendidik dan peserta didik di halaman sekolah. 

Apel sore yang dimulai pada pukul 16.30 WIB pada hari Sabtu 30 Juli 2016 berlangsung tertib. Kegiatan di pandu oleh Bapak Choiruddin, S.Pd. I sekaligus sebagai pembuka acara. kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pengarahan kepala sekolah Bapak Hadi Suwito, S.Pd. I . Pak Wito (Panggilan Akrab Kepala Sekolah) memberikan arahan-arahan kepada peserta didik untuk mengawali pembelajaran di tahun pelajaran 2016-2017 ini. Sekaligus memberikan evaluasi KBM yang sudah berlangsung selama 1 minggu. 

Setelah Kepala Sekolah, sekarang giliran Waka Kesiswaan Bapak Zainul Malik, M.Pd. I. Pak Malik, memberikan pengarahan sekaligus evaluasi tentang tata tertib sekolah. Ada beberapa anak yang sudah melanggar aturan walaupun baru 1 minggu KBM berjalan. Pak Malik menekankan lahi bahwa mulai hari senin (1/8/2016) tidak ada tolerir lagi tentang pelanggaran tata tertib. Semua peserta didik harus, mematuhi tata tertib tanpa kecuali. 

Apel sore ini diadakan memang dengan tujuan sebagai kegiatan untuk mengevaluasi KBM peserta didik dengan pendidik. Kegiatan ini dilaksanakan satu bulan sekali. "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kegiatan pembelajaran dan kegiatan lainnya bisa kita pantau, dan nantinya ada peningkatan kualitas mutu." Kata Kepala Sekolah. 

(Choiruddin Guru SMP NU 2 Gresik)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...