Langsung ke konten utama

Subhanallah, Imam Suhandri Tunanetra Hafal Qur'an Naik Haji Tahun ini

Imam Suhandri (56) yang tinggal di desa Beton Menganti Gresik ini tercatat sebagai jamaah calon haji berasal dari Kabupaten Mojokerto dan tergabung dalam kloter 35 embarkasi Surabaya, Jawa Timur. dengan kondisi tidak bisa melihat (tuna netra) Imam Suhandri merupakan penghafal Al Quran

Imam Suhandri mengalami kebutaan sejak usia 5 tahun berawal dari sakit panas cukup tinggi yang dideritanya. Meskipun mempunyai kekurangan imam tak patah arang, dia mempunyai cita - cita sejak kecil ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain. Imam daftar sebagai tamu Allah tahun 2010 dengan sang istri, kodrat sebagai istri mengurungkan niat untuk daftar haji, karena anak tercinta yang masih butuh perhatian seorang ibu dengan begitu imam berangkat sendiri tanpa pendamping istri tercinta.

Keterbatasan imam tak surut untuk belajar memperdalam ilmu agama, dengan modal hanya mendengar dan mengingat dia hafal quran 30 juz. Imam sering di undang mengisi acara - acara ceramah, khotmil Quran,

Imam sebagai calon jamaah haji di dampingi oleh bapak Yon, beliau adalah yang membantu proses pendaftaran haji di kabupaten Mojokerto, selama menjalankan ibadah Haji di tanah suci Mekah imam bermunajat agar dia bisa di beri kesehatan selama menjalankan ibadah di tanah suci, menjadi haji mabrur dan bisa kembali lagi ke tanah suci dengan sang istri

sumber : kemenag Jatim 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...