Langsung ke konten utama

Gresik Terbaik Dalam Implementasi Perda Bangunan Gedung

Kabupaten Gresik, Jawa Timur terpilih sebagai kabupaten terbaik dalam implementasi Peraturan Daerah Bangunan Gedung, dan menerima penghargaan dari Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Kamis. 

Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto usai menerima penghargaan itu mengatakan, wilayahnya terpilih sebagai salah satu kabupaten kota yang memiliki Perda Bangunan Gedung (BG) dan Implementasi yang paling lengkap. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gresik Bambang Isdianto mengakui Gresik telah melaksanakan empat kriteria yang telah diwajibkan dalam implementasi tersebut. "Awalnya, tahun 2015 ada program pendampingan dari Kementerian PU-PR untuk pembentukan Perda Bangunan Gedung, dan ada empat persyaratan percepatan dalam mengimplementasikan Perda Bangunan Gedung (BG)," tuturnya. 

Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Suyono mengatakan ada beberapa tahapan pendampingan yang dilakukan dalam penyusunan implementasi perda BG, seperti penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) dan sertifikat layak fungsi (SLF) untuk bangunan gedung baru, serta pembentukan tenaga pengkaji teknis, dan pembentukan tim ahli bangunan gedung (TABG). 

Sementara itu, awalnya ada 509 kabupaten kota yang mendapat program pendampingan, namun hanya beberapa yang melengkapi empat syarat sebagai penerima penghargaan tersebut salah satunya Kabupaten Gresik. 

Sedangkan kabupaten kota yang lainnya hanya memiliki salah satunya, dan 376 Kabupaten kota yang memiliki Perda Bangunan Gedung, 18 Kabupaten Kota yang memiliki Sertifikat layak fungsi (SLF), 15 Kabupaten Kota memiliki tim ahli bangunan gedung (TABG) dan 26 Kabupaten kota yang melaksanakan kegiatan Pendataan Bangunan Gedung. "Kabupaten Gresik memiliki ke empatnya yang merupakan kriteria penerima penghargaan tersebut," ujar Suyono



sumber : Gresikkab, Antara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...