Langsung ke konten utama

INilah Teh Termahal di Dunia

Teh termahal di dunia ternyata bukan berasal dari Indonesia. Namun, terdapat di China. Teh itu adalah teh legendaris, yang harganya mencapai Rp 365,7 juta lebih. Harga itu hanya mendapat 20 gram. 

Harganya bahkan lebih dari 30 kali harga emas. Teh lengedaris itu diberi nama "Da Hong Pao". Teh tersebut berasal dari kawasan Pegunungan Wuyi, Provinsi Fujian, China. Teh itu berasal dan tumbuh di semak-semak purba di Da Hong Pao. Dikisahkan, pada tahun 2002, seorang pembeli yang kaya raya, membayar 180.000 yuan atau setara Rp 365,7 juta lebih. 

Sang pembeli hanya mendapatkan 20 gram teh lengedaris Da Hong Pao itu. Melihat kejadian tersebut, harga itu jelas sangat mengejutkan, bahkan bagi negara dengan budaya yang menilai minum teh, sebagai bentuk seni selama sekitar 1.500 tahun. Harganya lebih dari 30 kali harga emas, hampir 1.400 dollar AS per satu gramnya atau setara Rp 18,4 juta dan lebih dari 10.000 dollar per teko. 

Da Hong Pao adalah salah satu teh termahal di dunia. Xiao Hui memperlihatkan tampak fisik teh tersebut. Daun-daun teh itu gelap, kusut, dan belum selesai diolah dari kebun-kebun teh milik keluarganya di Wuyishan. Xiao dan keluarganya, para pembuat teh selama beberapa generasi, masih pergi ke pegunungan setiap musim semi untuk memanggil dewa teh, Lu Yu, untuk membawa bibit-bibit baru. 

Meskipun jenis yang tua dan antik dapat dijual dengan harga yang luar biasa tinggi, teh Da Hong Pao yang kualitasnya rasional dapat dihargai sekitar 100 per kilo atau sekitar Rp 1,3 juta di Wuyishan. 

 "Da Hong Pao yang asli sangat mahal karena sudah sangat sulit ditemukan pohon-pohon teh asli yang tersisa. Dan jenis yang kuno sangat berharga, hampir tak ternilai," kata pakar teh lokal Xiangning Wu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...