Langsung ke konten utama

3 Penghargaan Nasional Diterima Gresik Pekan Ini

Torehan prestasi tingkat nasional kembali diraih Pemkab Gresik antara lain menerima Anugerah Dana Rakca Tahun 2016 dari Presiden RI, penghargaan terkait infrastruktur dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Pemberian penghargaan disampaikan oleh Menteri Perekonomian Darmin Nasution kepada Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim yang mewakili Bupati di Gedung Dhanapala Kompleks Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (7/12/2016).




Penghargaan terkait infrastruktur diserahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Anita Firmanti mewakili Menteri PUPR, Basuki Hadimuljondi di Jakarta, Kamis malam (8/12/2016). Pemkab Gresik menerima penghargaan bersama 7 kota dan kabupaten serta 3 provinsi di Indonesia.





Penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah pusat atas upaya pemerintah kabupaten Gresik dalam membina dan mengembangkan kabupaten Gresik menjadi kabupaten yang peduli terhadap Hak Asasi Manusia. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly kepada Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-68 yang berlangsung di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (8/12).


Sumber Gresikkab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...