Langsung ke konten utama

Pipa di Tengah Jalan Daendels Gresik Disingkirkan

Arus lalu lintas (Lalin) di Jalan Daendels Pantura Gresik kembali lancar setelah polisi menyingkirkan pipa yang ditaruh warga di tengah jalan. Sebanyak 8 anggota polisi Satlantas dibantu warga terpaksa harus bergotong-royong menyingkirkan pipa yang melintang di tengah jalan. 

"Arus lalin di Jalan Daendels Gresik tepatnya di daerah Desa Betoyo, Kecamatan Manyar, Gresik sudah lancar. Kendati arus lalinnya merambat karena ada kerusakan jalan yang cukup parah," kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim, Senin (2/01/2017) seperti dikutip dari beritajatim.com. 

Masih menurut AKP Anggi Saputra, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengendara yang melintas. Pihaknya menempatkan sejumlah anggota Satlantas sekaligus bertugas mengatur lalu lintas di jalan tersebut. 

"Informasi yang barusan saya terima dari anggota. Pipa yang melintang di tengah jalan sudah disingkirkan," ujarnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalin di Jalan Daendels Pantura Gresik. Tepatnya, di daerah Desa Betoyo, Kecamatan Manyar, Gresik sempat terjadi kemacetan karena ada pipa yang ditempatkan warga di tengah jalan sebagai aksi bentuk protes terhadap pemerintah. 

Setelah dilakukan komunikasi antara polisi dan warga. Akhirnya, pipa yang melintang itu disingkirkan polisi dan arus lalin di Jalan Daendels Pantura Gresik kembali lancar.


Sumber : Beritajatim.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Rugi Rp645 Miliar, Kantor PT Barata Indonesia Gresik Digeledah Serentak oleh Kortastipidkor Polri Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula Asembagoes

INIGRESIK.COM -  Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri menggeledah kantor PT Barata Indonesia di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (9/6/2026). Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Engineering, Procurement, Construction and Commissioning (EPCC) Pabrik Gula Asembagoes, Situbondo. Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menyisir sejumlah ruangan strategis, mulai dari divisi pengadaan, keuangan hingga divisi pabrik gula. Sejumlah dokumen dan barang bukti turut diamankan guna mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan. Kabag Ops Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi, menjelaskan bahwa penggeledahan berkaitan dengan dugaan korupsi proyek EPCC Pabrik Gula Asembagoes yang berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp645 miliar. "Hasil penggeledahan akan dianalisa dan didalami untuk memperkuat pembuktian. Termasuk dal...