Langsung ke konten utama

"Hirokawa Pulangkanlah ke Negaramu, Indonesia Bukan Jepang" FSPMI Gresik

Pagi ini Kamis  (23/02) sepanjang jalan Roomo dipenuhi oleh beberapa petugas keamanan dengan seragam lengkap, membuat blokade persis didepan pintu masuk ke arah PT Smelting seakan menghalangi orang untuk masuk ke area sana.

Ribuan anggota pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pemerja Metal Indonesia (FSPMI) dikabarkan akan melakukan aksi unjuk rasa, selain menuju PT Smelting juga akan bertemu anggota DPRD Gresik dan Bupati Gresik.

Berikut beberapa tuntutan aksi pagi ini yang diserukan tidak hanya kaum adam tetapi juga kaum hawa menyerukan tuntutan sebagai berikut
 

1. Meminta Hirokawa segera dipulangkan ke negaranya
2. Menolak PHK sepihak yang dilakukan PT. Smelting
3. Melawan pelanggaran PKB oleh PT Smelting
4. Menolak union Busting dan Intimidasi kepada anggota PUK di PT Smelting
5. Hirokawa harus menghormati hukum dan budaya Indonesia
6. Penegakan Hukum Ketenagakerjaan di Kabupaten Gresik

Berbagai spanduk dan poster mewarnai aksi FSPMI pagi ini, antara lain "Hirokawa Pulangkanlah ke Negaramu, Indonesia Bukan Jepang". Menurut sejumlah keterangan Hirokawa merupakan orang jepang yang berkerja di Smelting bagian HRD. 


foto : Fathurakhman 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...