Langsung ke konten utama

"Hirokawa Pulangkanlah ke Negaramu, Indonesia Bukan Jepang" FSPMI Gresik

Pagi ini Kamis  (23/02) sepanjang jalan Roomo dipenuhi oleh beberapa petugas keamanan dengan seragam lengkap, membuat blokade persis didepan pintu masuk ke arah PT Smelting seakan menghalangi orang untuk masuk ke area sana.

Ribuan anggota pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pemerja Metal Indonesia (FSPMI) dikabarkan akan melakukan aksi unjuk rasa, selain menuju PT Smelting juga akan bertemu anggota DPRD Gresik dan Bupati Gresik.

Berikut beberapa tuntutan aksi pagi ini yang diserukan tidak hanya kaum adam tetapi juga kaum hawa menyerukan tuntutan sebagai berikut
 

1. Meminta Hirokawa segera dipulangkan ke negaranya
2. Menolak PHK sepihak yang dilakukan PT. Smelting
3. Melawan pelanggaran PKB oleh PT Smelting
4. Menolak union Busting dan Intimidasi kepada anggota PUK di PT Smelting
5. Hirokawa harus menghormati hukum dan budaya Indonesia
6. Penegakan Hukum Ketenagakerjaan di Kabupaten Gresik

Berbagai spanduk dan poster mewarnai aksi FSPMI pagi ini, antara lain "Hirokawa Pulangkanlah ke Negaramu, Indonesia Bukan Jepang". Menurut sejumlah keterangan Hirokawa merupakan orang jepang yang berkerja di Smelting bagian HRD. 


foto : Fathurakhman 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...