Langsung ke konten utama

Sejarah Nama Kecamatan "DUKUN"

Dukun 

Kantor Kecamatan Dukun di Jl. Raya Dukun.

Kata "dukun" yang saya maksud disini bukanlah dukun dalam artian orang yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mengobati orang atau berpengertian negatif. Namun, yang saya maksud adalah nama kecamatan di barat Kabupaten Gresik, yaitu kecamatan Dukun. 

Wilayah Dukun aslinya ada di dekat Pasar Dukun. Di dekat pasar ini dulunya merupakan wilayah persawahan dan tambak air tawar. Sisa persawahan dan tambak itu sampai sekarang masih ada. Para petani sawah dan tambak disini hampir tidak pernah bermasalah dengan air untuk irigasi dahulu. Maklum wilayah disini dekat dengan sungai. Namun, suatu ketika kemarau panjang terjadi, membuat kalang kabut para petani. 

Disinilah mulai terjadi riak kecil dalam antrian untuk mendapatkan air untuk irigasi sawah dan tambak. Hampir-hampir saja riak itu membesar. Beruntung, di sekitar lokasi kejadian dekat sekali dengan pesantren, sehingga sang kiai turun tangan menengahi dan mendamaikan perselisihan di antara para petani, sembari mengucap : " Ayo kudu rukun." Ucapan itu diucapkan berulang-ulang. Atas peristiwa ini tempat itu dinamakan (desa) "kuDU ruKUN". 

Sejak itu jarang sekali terjadi perselisihan lagi. Kini, dua kata itu diringkas menjadi "dukun" dan diabadikan sebagai nama kecamatan, karena tempat itu paling ramai sekecamatan. 

(Loemaksono-Persada) 

Sumber : https://www.facebook.com/loekma.sono

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...