Langsung ke konten utama

Gerakan Nasional UMKM Go Online

Visi ekonomi Indonesia 2020 ialah menjadi “The Digital Energy of Asia” dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar USD 130 milyar. Dalam mengejar visi ini, kita menghadapi dua tantangan utama yang harus diselesaikan secara seimbang dan serentak yaitu globalisasi dan sistem ekonomi yang adil dan produktif, yang berpihak pada rakyat serta terjaminnya sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri. 


Dalam mendukung visi bersama, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-Commerce antara lain: BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak bersama – sama melakukan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM untuk mendorong kekuatan ekonomi nasional yang berbasis UMKM. Gerakan Nasional ini juga didukung oleh 2 program pemerintah yaitu 8 Juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan. 

UMKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat dikarenakan dapat menyerap tenaga kerja ± 90 % serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional. Terlebih lagi dari hasil survey UMKM yang telah online, dapat disimpulkan bahwa berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap. Roadshow hari ini merupakan roadshow pembuka dari Gerakan UMKM Go Online. Roadshow dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu: Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya. 

Peresmian oleh semua stakeholder Gerakan Nasional UMKM Go Online akan diadakan pada tanggal 15 November di Jakarta. Diharapkan Gerakan Nasional ini dapat menjadi Gerakan yang berkesinambungan dan mencapai visi kita bersama yaitu menjadikan Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” pada 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...