Langsung ke konten utama

Salimah Gresik Bekali Anggotanya Agar Siap Terjun di Masyarakat

Pengurus Daerah Salimah (Persaudaraan Muslimah) Gresik menggelar acara "melejitkan potensi, siap berbagi", Sabtu (9/12), bertempat di Hotel Pesonna Gresik. Selain pembekalan untuk para kaum hawa acara tersebut juga sebagai ajang untuk memperingati hari Ibu.

Dihadiri juga utusan dari Muslimat, Aisyiyah, Wanita Islam Gresik, Fospig, serta IPG. Acara setengah hari tersebut juga memberikan pengetahuan tambahan mengenai persiapan menjadi seorang motivator atau penggerak kebaikan di masyarakat Gresik pada era digital. Sehingga siap untuk terjun menginspirasi di masyarakat.

Salimah Gresik yang dikomandani oleh Lintang Sulistyowati ini juga memiliki berbagai program pemberdayaan untuk masyarakat Gresik, baik ekonomi, pendidikan , sosial, maupun penguatan keluarga.

"Workshop diikuti oleh utusan-utusan dari belasan majlis taklim yang tersebar di Gresik, Menganti, Ccerme, Manyar dan sekitarnya" ujar Rosidah selaku humas Salimah.

"Salimah hadir berupaya membawa harapan untuk dapat menjadi salah satu komponen bangsa yang berkontribusi dalam mencari jalan keluar bagi berbagai problematika tersebut dengan program-program yang mendorong pemberdayaan perempuan, pengokohkan institusi keluarga serta perlindungan memadai bagi anak" pungkasnya..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...