Langsung ke konten utama

Salimah Gresik Bekali Anggotanya Agar Siap Terjun di Masyarakat

Pengurus Daerah Salimah (Persaudaraan Muslimah) Gresik menggelar acara "melejitkan potensi, siap berbagi", Sabtu (9/12), bertempat di Hotel Pesonna Gresik. Selain pembekalan untuk para kaum hawa acara tersebut juga sebagai ajang untuk memperingati hari Ibu.

Dihadiri juga utusan dari Muslimat, Aisyiyah, Wanita Islam Gresik, Fospig, serta IPG. Acara setengah hari tersebut juga memberikan pengetahuan tambahan mengenai persiapan menjadi seorang motivator atau penggerak kebaikan di masyarakat Gresik pada era digital. Sehingga siap untuk terjun menginspirasi di masyarakat.

Salimah Gresik yang dikomandani oleh Lintang Sulistyowati ini juga memiliki berbagai program pemberdayaan untuk masyarakat Gresik, baik ekonomi, pendidikan , sosial, maupun penguatan keluarga.

"Workshop diikuti oleh utusan-utusan dari belasan majlis taklim yang tersebar di Gresik, Menganti, Ccerme, Manyar dan sekitarnya" ujar Rosidah selaku humas Salimah.

"Salimah hadir berupaya membawa harapan untuk dapat menjadi salah satu komponen bangsa yang berkontribusi dalam mencari jalan keluar bagi berbagai problematika tersebut dengan program-program yang mendorong pemberdayaan perempuan, pengokohkan institusi keluarga serta perlindungan memadai bagi anak" pungkasnya..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...