Langsung ke konten utama

Ghule merah atau Ghule Arren, Jajanan Khas Bawean

Ghule merah disebut juga Ghule Arren. Terbuat dari laang (air nira; air sadapan dari pohon aren) yang dimasak lama hingga mengental kemudian dituang dengan menggunakan senduk carong (wadah dari tempurung kelapa) ke dalam cetakan yang terbuat dari potongan ruas bambu. 

Setelah dingin lalu dibungkus dengan kalaras (daun pisang kering).Gula ini menjadi bahan dasar pemanis makanan dan jajanan lain. Gula aren ini banyak didapat di daerah desa Gunung Teguh dan Balik Terus.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUSDA MUI Kebomas, Kiai Rofiq Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tua dan Muda dalam Organisasi

INIGRESIK.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas, mengadakan Musyawarah Daerah (MUSDA), dalam rangka evaluasi kepengurusan masa khidmah 2021-2025 dan memilih Ketua masa khidmah 2025-2029. Dalam kegiatan yang terselenggara pada Rabu (29/10/2025), di Aula Kantor Kecamatan Kebomas ini, Ketua MUI Kebomas KH. Muhsin Munhamir, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Gresik, dalam mendampingi proses MUSDA ini. "Kami juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama Bapak Camat Kebomas, serta kepada seluruh jajaran pengurus MUI Kebomas, atas perkhidmatan selama ini. Jazakumullah ahsanal jaza', semoga kita semua diberi panjang umur," ujar Kiai Mumhamir. Kemudian, Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, S.H., M.E., menyampaikan apresiasi kepada MUI Kebomas, atas pelayanan umat yang dilakukan kepada masyarakat Kebomas. "Pemerintah Kecamatan Kebomas merasakan apa yang dilakukan oleh MUI Kebomas sangat bermanfaat. Yang terdekat kemarin, ketika neg...