Langsung ke konten utama

JIIPE Alokasikan Rp 2 Triliun Untuk Infrastruktur

AKR Corporindo Tbk (AKRA) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun di tahun 2018. Rencananya, capex tersebut digunakan untuk pengembangan dan pembangunan utilitas dan fasilitas pada Kawasan Industri dan Pelabuhan Jawa Terpadu atau Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). 


Head Marketing dan Relation JIIPE, Sianny Indrawati mengatakan, kedepan kawasan JIIPE akan memiliki 4 dermaga pelabuhan. Satu dermaga sudah beroperasi sejak akhir Januari 2016 lalu. Dermaga multi purpose ini melayani bongkar muat curah cair dan general cargo. 

Panjang dermaga sekitar 250 meter dengan kedalaman dua sisi masing-masing minus 14 meter di sisi luar dan minus 12 meter sisi dalam. “Hingga saat ini sudah ada 40 kapal yang sandar di dermaga ini sejak diperasionalkan tahun lalu. Muatannya sudah lebih dari 500 ribu ton, seperti pupuk, gandum dan lainnya,” kata Sianny. Direktur AKR, Suresh Vembu menjelaskan, sampai dengan saat ini, dalam proyek JIIPE tersebut AKRA sudah berinvestasi sebesar Rp 4 triliun. 

Total investasi yang dibutuhkan antara Rp 7 triliun hingga Rp 8 triliun untuk pengembangan JIIPE tahap I. “Jumlah ini untuk pengembangan kawasan industri, maupun untuk perluasan pelabuhuan. Untuk pengembangan ini, baik kami maupun PT Pelabuhan Indonesia III akan melakukan investasi lanjutan,” jelasnya. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Mulyanto mengatakan, pihaknya selama ini terus memasarkan JIIPE kepada investor. Hal itu dia lakukan agar semakin banyak investor yang mau menanamkan modalnya di Kabupaten Gresik. “Pemerintah daerah selalu memberikan kemudahan kepada siapapun investor yang ingin menanamkan modal di Gresik. Kami juga siap membantu apabila ada kesulitan mengenai perizinan,” kata Mulyanto.

Sumber: Radar Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...