Langsung ke konten utama

Merchandise Persebaya Buka di Gresik dan Sidoarjo

Persebaya Surabaya sangat serius menggarap bisnis merchandise. Setelah memiliki tiga official store di Surabaya, Green Force kini merambah luar kota dengan mendirikan store di Gresik dan Sidoarjo. Meski Gresik dan Sidoarjo memiliki klub sepak bola dengan basis suporter yang cukup kuat, 

Persebaya tak ragu untuk mengepakkan sayap di dua kota terdekat dengan Surabaya tersebut. Kabarnya, lokasi Persebaya Store cabang Gresik berada di salah satu ruko di Jalan Kartini. Sedangkan Persebaya Store cabang Sidoarjo terletak di sebuah ruko di Jalan Jenggolo. Selain membuka dua store di luar kota, 

Persebaya juga membuka store di Jalan Kaliwaron. Total ada tiga store baru yang segera dibuka. “Mohon doanya, ya,” ucap Sales Manager Persebaya Store Oki Indro Priambodo kepada JawaPos.com. Tiga Persebaya Store anyar di Gresik, Sidoarjo dan Kaliwaron akan diresmikan akhir pekan ini. “Insya Allah tanggal 24 Februari dan 25 Februari,” sebut pria berkacamata itu, Kamis (22/2) pagi. 

Sebelum membuka tiga store baru, Persebaya sudah memiliki tiga toko resmi yang menjual merchandise asli klub. Ketiga store tersebut terletak di Graha Pena, Nginden Semolo dan Wiyung. Merchandise asli Persebaya juga bisa diperoleh di dua partner store yang terletak di Royal Plaza dan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Sumber: JawaPos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...