Langsung ke konten utama

Optimalisasi Peran Generasi Milenial dalam Memutus Mata Rantai Narkoba

Seminar Nasional Dalam Rangka Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia dan Hari Anti Narkoba Internasional 2018, dengan tema “Optimalisasi Peran Generasi Milenial dalam Memutus Mata Rantai Narkoba"

Rokok dan narkoba rasanya sudah tidak asing bagi kita, banyak pro dan kontra diantara keduanya. Dalam seminar kali ini kita akan membahas bagaimana peran kita sebagai generasi muda agar dapat berkontribusi dalam memutus mata rantai narkoba‼

Ingin menjadi saksi dan perwakilan generasi muda untuk mendengarkan secara langsung pernyataan para pembicara yang kompeten dibidangnya⁉

Ayo daftar dan ikuti kegiatannya‼👍🏻

👥Speakers:
1. (Pembicara dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur)
2. Fico Fachriza (Standup Comedian,Aktivis Anti Narkoba)

🎤Moderator:
Monica (Duta Anti Narkoba Jawa Timur)

⚠ Mark your calendar and join us ⚠
📆 Sabtu, 12 Mei 2018
⏰ Open Gate 07.00 WIB
🏬 Aula Boedi Soesetyo Fakultas Hukum Kampus B, Universitas Airlangga Surabaya

💰Entry Fee:
presale 1 : IDR 30K (15 April-25 April)
presale 2 : IDR 40K (26 April- 5 Mei)
presale 3 : IDR 50K (6 Mei-11 Mei)
OTS : 60k (limited)
GRAB IT FAST !!! KUOTA TERBATAS GUYS!!!

📌Pendaftaran
Hubungi contact person

💳Pembayaran
No. Rekening : 0585520852 (BNI) a/n Khrisna Luqman Pradana
*konfirmasi pembayaran dengan menghubungi CP

🎁Fasilitas:
✔Ilmu yang bermanfaat
✔Seminar kit
✔Sertifikat ber-SKP
✔Snack

🔥Yuk tunjukkan bahwa pemuda Indonesia peduli akan permasalahan yang krusial di Indonesia tercinta ini🔥

📱Contact Person
Khrisna Luqman
Whats App : 0838-3245-2202
Id Line : khrisnaluqman


#seminar #seminarnasional2018 #seminarnasional #haritanpatembakausedunia #hariantinarkobainternasional #seminarsurabaya #seminar2018 #Httshani #putusmatarantainarkoba #ukmapanzaunair #bnnpjatim #bnnri #ficofachriza #unair

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...