Langsung ke konten utama

Warung Upnormal Cabang ke 73 Buka di Gresik

Gresik, 4 Mei 2018 - Warunk Upnormal kembali meluaskan sayapnya. Sejak 19 April 2018 lalu, Warunk Upnormal Gresikkini telah hadir di Jalan DR. Wahidin No. 111 Ngipik, Kec Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Khasanah kuliner Gresik sekarang bertambah dengan hadirnya sajian khas Warunk Upnormal yang sudah tersebar di 34 kota dan di 75 cabang di seluruh Indonesia. Dengan konsep awal berupa “warung kopi yang naik kelas,” Warunk Upnormal menyajikan produk- produk khas warung kopi pada umumnya, namun dengan upgrade dari berbagai aspek: varian, kualitas, service, fasilitas, hingga atmosfer yang ditawarkan.

Memiliki kapasitas mencapai 204 seats, Warunk Upnormal Gresik dengan berbagai fasilitasnya seperti: free wifi, berbagai games (Uno Cards, Monopoly, Congklak dsb), private room, hingga ratusan colokan listrik, siap untuk menjadi pilihan favorit kaula muda area Gresik untuk nongkrong bersama kerabat atau keluarga terdekat.

Para pengunjung tidak akan kehabisan pilihan di sini, karena ratusan varian menu siap disajikan: mulai dari Indomie, nasi, roti bakar, berbagai minuman ala Upnormal, desserts, dan tentunya produk unggulan Warunk Upnormal, Kopi Gayo Aceh. Kopi premium grade yang diroasting sendiri menggunakan mesin Probat dan diproses menggunakan mesin kopi terbaik, siap dinikmati bersama menu mengenyangkan hingga cemilan lainnya hanya di Warunk Upnormal cabang pertaman di Gresik ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...