Langsung ke konten utama

Ashabud Dukhon Manyar Juarai Lomba Hadrah PKS

Menyambut Ramadan 1439 Hijriah, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Gresik mengadakan lomba hadrah. Kegiatan ini untuk menyemarakan bulan Ramadan dan melestarikan salah satu seni Islami. 

Acara itu diikuti 12 peserta, diantaranya Ashabudkhon PP Darul Faloh AL Ma’wa Peganden Manyar, Nawasakti PP TQ Al-Munawwarah Bungah, Al-Kholily PP Daruttaqwa Suci, Jamak taktsir Kedungsumber Balongpanggang, Al Elma Musholla Al Hijrah Cerme Gresik. Lainnya yaitu Ponpes Nurul Musthofa Banjarsari Cerme Gresik, Al Muchlisin Masjid Al Muchlisin Sekarkurung kebomas, Muhibbur Rosul Manajement Banjarsari, Rowomulyo Punk Krian Sidoarjo, Al Madinah Gresik, EL-Barkah Balongpanggang dan Zunnurain Bungah. 


Kegiatan lomba hadrah dilakukan karena hadrah menjadi budaya yang sangat lekat di masyarakat Gresik. Kelompok hadrah sudah ada di tiap lembaga pondok pesantren, sekolah, masjid dan mushola. 

 “PKS sangat konsen terhadap kesenian Islam, seperti hadrah,” kata Fahrizal, ketua DPD PKS Gresik. Besarnya antusias peserta lomba membuat penyelenggara PKS sangat memperhatikan perkembangan seni hadrah ini sebagai bagian dari dakwah ke masyarakat. 

"PKS ingin dekat dengan pondok -pondok dan kelompok hadrah yang ada," imbuhnya. Lebih lanjut Fahrizal mengatakan, selama ini PKS ingin merangkul semua elemen yang tidak bisa lepas dari ke Islaman. Dalam, lomba itu, dewan juri dari anggota Jam'iyyah hadrah Pondok Al-Kholili Gresik dan pendiri serta pelatih Jam'iyyah sholawat Ash Shufiyah Ponpes Al-Ikhlas. 

Juri kedua Ustadz Alwani sebagai backing vokal Jam'iyah Syauqul Habib, penguasaan alternatif suara 1,2,3, Ustadz Alwani juga sebagai Koordinator dan pengajar hadrah di pondok mambaus sholihin bersama jam'iyyah Syauqul habib. 

Dalam lomba tersebut yang menjadi juara 1 adalah Ashabud Dukhon dari Pondok Pesantren Darul Faroh Al Ma'wa Peganden Manyar, JUara 2 grup Nawasakti PPTQ Al Munawarah Bungah dan juara 3 Al Kholily dari Pondok Pesantren Darut Taqwa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...