Langsung ke konten utama

Stadion Joko Samudro Gantikan Pakansari Gelar Piala AFF U-19

Provinsi Jawa Timur mendapatkan kepercayaan penuh dalam gelaran turnamen Piala AFF U-19 2018. Dipastikan, ajang ini akan digelar di dua kota di Jawa Timur yakni Sidoarjo dan Gresik pada 1-14 Juli 2018. 

Awalnya, PSSI menunujuk tuan rumah putaran final Piala AFF U-19 2018 di kota Bogor dan Sidoarjo. Namun Stadion Pakansari Bogor, harus steril jelang digunakan pada perhelatan Asian Games 2018. Sterilisasi Stadion Pakansari harus mulai diberlakukan pada H-100 Asian Games yang berarti mulai bulan Juli sudah tak bisa dipergunakan untuk umum. 

PSSI akhirnya menggeser penyelenggaraan di Stadion Pakansari juga ke wilayah Jawa Timur lainnnya, yakni ke Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Stadion Gelora Delta Sidoarjo akan menjadi venue Grup A yang dihuni Thailand, Indonesia, Vietnam, Singapura, Laos dan Filipina. Sedangkan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik akan menggelar laga Grup B yang diisi Malaysia, Myanmar, Timor Leste, Kamboja dan Brunei Darussalam. 

 Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Timur, Achmad Riyadh mengaku bangga dengan penunjukan ini. Meski agenda PSSI Jatim padat, pihaknya tetap siap menjadi tuan rumah yang baik pada penyelenggaraan ajang ini. “Dua stadion di Gresik dan Sidoarjo sudah diverifikasi. Kami bangga dan tersanjung. Meski berat karena di saat bersamaan PSSI Jatim juga memiliki agenda seperti Liga 3 dan Piala Soeratin U-17. Tapi karena ini tugas negara, maka kami tetap berusaha menjadi tuan rumah yang baik," ujar Achmad Riyadh. (ren)

Sumber Viva

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...