Langsung ke konten utama

Tiga Kapal Dipersiapkan Jelang Arus Mudik ke Bawean

Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Gresik, menyiapkan tiga unit kapal dengan tujuan Pulau Bawean. Langkah ini diambil dalam upaya mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang mudik Lebaran 1439 H. 

 "Kami mengoperasikan tiga unit kapal. Di antaranya KM Ekspress Bahari 8C dengan kapasitas 390 penumpang. KM Natuna Ekspress kapasitas 250 penumpang serta KM Gili Iyang dengan kapasitas 219 penumpang," kata Kabag Tata Usaha dan Humas KSOP Gresik, Nanang Affandi, Sabtu (2/06/2018). 

Nanang juga menjelaskan terkait dengann kesiapan itu, KSOP Gresik mengoperasikan Posko Lebaran dengan melibatkan Kepolisian, Kesehatan pelabuhan. "Kami juga mengikuti arahan pimpinan sebagai penanggung jawab di pelabuhan," paparnya. Sedangkan, jadwal armada akan disesuaikan dengan kapal sesuai dengan rute. "Kami akan mengevaluasi jumlah penumpang. Jika jumlah penumpang melebihi kapasitas, maka menyurat ke Dirjen Perhubungan Laut," tutur Nanang. 

Dia mengemukakan, pengoperasian Posko Lebaran nantinya diputuskan dua minggu sebelum Lebaran. "Yang terpenting kesadaran penumpang yang memanfaatkan jasa pelayaran dan tidak saling berdesak-desakan," ungkapnya.

Sumber BeritaJatim. Com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...