Langsung ke konten utama

Tiga Kapal Dipersiapkan Jelang Arus Mudik ke Bawean

Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Gresik, menyiapkan tiga unit kapal dengan tujuan Pulau Bawean. Langkah ini diambil dalam upaya mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang mudik Lebaran 1439 H. 

 "Kami mengoperasikan tiga unit kapal. Di antaranya KM Ekspress Bahari 8C dengan kapasitas 390 penumpang. KM Natuna Ekspress kapasitas 250 penumpang serta KM Gili Iyang dengan kapasitas 219 penumpang," kata Kabag Tata Usaha dan Humas KSOP Gresik, Nanang Affandi, Sabtu (2/06/2018). 

Nanang juga menjelaskan terkait dengann kesiapan itu, KSOP Gresik mengoperasikan Posko Lebaran dengan melibatkan Kepolisian, Kesehatan pelabuhan. "Kami juga mengikuti arahan pimpinan sebagai penanggung jawab di pelabuhan," paparnya. Sedangkan, jadwal armada akan disesuaikan dengan kapal sesuai dengan rute. "Kami akan mengevaluasi jumlah penumpang. Jika jumlah penumpang melebihi kapasitas, maka menyurat ke Dirjen Perhubungan Laut," tutur Nanang. 

Dia mengemukakan, pengoperasian Posko Lebaran nantinya diputuskan dua minggu sebelum Lebaran. "Yang terpenting kesadaran penumpang yang memanfaatkan jasa pelayaran dan tidak saling berdesak-desakan," ungkapnya.

Sumber BeritaJatim. Com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...