Langsung ke konten utama

Rekapitulasi KPUD Gresik, Khofifah Ungguli Gus Ipul

Hari ini telah berlangsung rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 oleh KPUD Gresik. Berlokasi di hotel Saptanawa lantai 2. Dengan hasil final 

1. Khofifah - Emil 345.598 
2. Gus Ipul - Mbak Puti 251.351 

 jumlah total pemilih 596.949 



Dalam rekapitulasi tingkat Kabupaten Gresik, diwarnai insiden tidak mau tanda tangan hasil rekapitulasi oleh saksi nomer 2 dengan beberapa alasan antaran lain: 

1. Terjadi kesalahan penulisan jumlah pemilih DPT dibeberapa TPS di kecamatan Gresik. bahkan ada C Plano yang tidak dimasukan kotal suara. 

2. Terjadi kekurangan surat suara di desa Klangonan, Sidomukti dan Kawisanyar. 
3. Adanya perbedaan jumlah pemilih dalam DPTb di Kecamatan Benjeng 
4. Form DA-KWK model DAL- KWK tidak dimasukan dalam sampul dan tidak tersegel. Namun Kotak suara tetap tersegel. 

Menurut informasi berbeda Gus Ipul yang berpasangan dengan Mbak Puti menyatakan tidak menggugat hasil Pilgub Jatim dan sudah mengucapkan selamat kepada Khofifah-Emil sebagai pemimpin Jatim 5 tahun mendatang. Untuk hasil akhir ditunggu saja rekapitulasi di tingkat Provinsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...