Langsung ke konten utama

Muadzin Wafat Usai Kumandangkan Adzan Sholat Jum’at di Gresik

Seorang Muadzin Sholat Shubuh dan Sholat Jum’at bernama Bapak Su’udi, meninggal usai mengumandangkan adzan Sholat Jum’at di Masjid Faqih Usman Universitas Muhammadiyah Gresik, Kota Gresik Jawa Timur. Beliau duduk setelah mengumandangkan adzan, sesaat kemudian berbaring pelan ke belakang dan menghembuskan nafas terakhir dengan tenang di awal Khattib berkhutbah. 

Kematian Bapak Su’udi diketahui ketika makmum melihat tubuh Bapak Su’udi sudah terlentang dan melemah, ditandai dengan hembusan nafasnya yang menipis hingga tidak berhembus lagi, kemudian warna kulitnya menjadi pucat. 




“Setelah mengumandangkan adzan, ia duduk mendengarkan khutbah, dan mungkin ia sudah meninggal” kata salah satu jamaah (lihat video), Jum’at (16/11/2018). Kendati demikian, Khattib tetap melanjutkan khutbah, dan beberapa jamaah memeriksa kondisi almarhum. Beberapa Jamaah menampakkan kesan dan penilaian pribadi kepada almarhum yang dianggap beruntung di akhir hayatnya. Wafat di tempat yang mulia, setelah beramal mulia, dan saat mendengarkan nasehat-nasehat mulia yang disampaikan Khattib.

“Beruntung sekali dia, kira-kira siapa yang akan menggantikannya adzan? saya jadi ingin menggantikannya.” kata Indra, salah satu jamaah Masjid Faqih Usman UMG. Ratusan jamaah mengantarkan jenazah almarhum ke Ambulance RS. Ibnu Sina Gresik yang saat itu langsung dapat dihubungi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...